October 31, 2010

Sejarah VIRUS Kumputer

Posted in bacaan, komputer tagged , , , at 2:15 pm by clelioch

Pengantar

Saat ini, pastilahkita semua selaku konsumen/pengguna jasa computer dan jaringan (Internet) sudah sangat sering mendengar istilah “VIRUS” yang terkadang meresahkan kita. Tulisan ini akan mengupas libih jauh mingenai virus, yang nantinya diharapkan dapat membuat kita semua mengerti dan memahami tentang virus.

A. ASAL MUASAL VIRUS

1949, john Von Neuman mengungkapkan “ teori self altering automata” yang merupakan hasil dari riset para ahli matematika.

1960, Lab BELL (AT&A), Para ahli dari lab BELL (AT&A) mencoba – coba teori yang di ungkapkan oleh John V Neuman, meraka bermain –main dengan teori tersebut untuk suatu jenis permainan/Game. Para ahli tersebut membuat program yang dapat memperbanyak diri dan dapat dapat menghancurkan program buatan lawan. Program yang mampu bertahan dan menghancurkan semua program lain, maka di anggap sebagai pemenang. Permainan ini pada akhirnya menjadi permainan favorit di tiap – tiap lab komputer. Semkin lama mereka pun sadar dan mulai mewaspadai  permainan ini di karenakan program yang di ciptakan makin lama makin berbahaya, sehingga melakukan pengawasan dan pengamatan yang katat.

1980, program tersebut yang akhirnya di kenal dengan nama “VIRUS” ini berhasil menyebar di luar lingkungan laboratoriaum, dan mulai di dunia cyber.

B. Pengertian Virus

Pertama kali istilah “Virus” di gunakan oleh Fred Cohen pada tahun 1984 di Amerika Serikat. Virus komputer di namakan Virus karena memiliki beberapa persamaan mendasar dangan virus istilah kedokteran (Biological Viruses).

Virus Komputer biasanya di artikan sebagai suatu program komputer biasa. Tetapi memiliki perbedaan yang mendasar dengan program – program lainnya, yaitu virus di buat untuk menulari program – program lainnya, mengubah, memanipilasi bahkan sampai merusaknya. Ada yang perlu di catat di sini, virus hanya akan menulari apa bila program pemicu atau program yang telah terinfeksi tadi di eksekusi, di sinilah perbedaannya dengan “WORM”. Tulisan ini tidak akan bahas worm karena nanti akan mengalihkan kita dari pembahasan mengenai virus ini.

C. KRITERIA VIRUS

Suatu program yang di sebut virus baru dapat di katakan adlah benar – benar virus apa bila minimal memiliki 5 kriteria :

  1. Kemampuan suatu virus untuk mendapatkan informasi
  2. Kemampuannya untuk memeriksa suatu program
  3. Kemampuannya untuk menggandakan diri dan menularkan
  4. Kemampuannya untuk memanipulasi
  5. Kemampuannya untuk menyanyembunyikan diri

Sekarang akan coba di jelaskan dengan singkat apa yang di maksud taip – tiap kemampuan itu dan mengapa ini sangat di perlukan.

  1. 1. Kemampuan untuk mendapatkan informasi

Pada umumnya suatu virus memerlukan daftar nama – nama file yang ada di dalam suatu directory, untuk apa? Agar dia dapat mengenali program – program apa saja yang akan dia tulari, semisal virus Makro yang akan menginfeksi semua file berekstensi *.doc setelah virus itu menemukan nya, di sinilah kemampuan mengumpulkan informasi itu di perlukan agar virus dapat membuat daftar / data semua file, terus memilahnya dengan mencari file – file yang bsia di tulari. Biasanya data ini tercipta saat proram yang tertular/terifeksi atau bahkan program virus ini terinfeksi. Sang virus akan segera melakukan pengumpulan data dan menaruhnya di RAM (Biasanya : P ), sehingga apabila computer di matikan semua data hilang tetapi akan tercipta setiap program bervirus di jalankan dan biasanya di buat sebagai hidden file oleh virus.

  1. 2. Kemampuan memeriksa suatu program

Suatu virus juga harus bisa utk memeriksa suatu program yang akan di tulari misalnya ia bertugas menulari program berekstensi *.doc, dia harus memeriksa apakah file dikomen ini telah terinfeksi ataupun belum, karena jika sudah maka dia akan percuma menularinya 2 kali. Ini sangat berguna utk meningkatkan kemampuansuatu virus dalam hal kecepatan menginfeksi suatu file/program. Yang umum dilakukan oleh virus adalah memiliki/member tanda pada file/program yang telah teinfeksi hingga mudah untuk dikenali oleh virus tsb. Contoh penandaan adalah misalnya memberikan suatu byte yang unik di setiap file yang telah terinfeksi.

  1. 3. Kemampuan utk menggandakan diri

Kalo ini memang virus “bang-get”, maksudnya tanpa ini tak adalah virus. Inti dari virus adalah kemampuan menggandakan diri dgn cara menulari program lainnya. Suatu virus apabila telah menemukan calon korbannya (baik file ataupun program)

Maka ia akan mengenalinya dgn memeriksanya, jika belum terinfeksi maka sang virus akan memulai aksinya utk menulari dgn cara menuliskan byte pengenal pada program /file tsb, dan seterusnya mengcopi/menulis kode objek virus di atas file/program yg di infeksi. Beberapa cara umum yg di lakukan virus utk menulari/menggandakan dirinya adalah :

  1. File/program yg akan di tulari dihapus atau diubah namanya . Kemudian diciptakan suatu file yg menggunakan nama itu dgn menggunakan virus tsb (maksudnya virus mengganti namanya dgn nama file yang di hapus)
  2. Program virus yg sudah di eksekusi/load ke memori akan langsung menulari file – file lain dgn cara menumpangi seluruh file/program yg ada.
  1. 4.Kemampuan mengadakan manipulasi

Rutin (routine) yg dimiliki suatu virus akan di jalankan setelah virus menulari suatu file/program. Isi dari suatu rutin ini dapat beragam dapat di mulai dari yg teringan sampai pengrusakan. Rutin ini umumnya di gunakan utk memanipulasi program ataupun mempopulerkan pembuatnya! Rutin ini memanfaatkan kemampuan dari suatu system operasi (operating system), sehingga memiliki kemampuan yg sama dgn yg di miliki system operasi, misalnya:

  1. Membuat gambaar atau pesan pada monitor
  2. Mengganti atau mengubah label dari setiap file,direktori,ataupun label dari drive di pc
  3. Memanipulasi program atau file yg di tulari
  4. Merusak program atau file
  5. Mengacaukan kerja printer, dsb
  1. 5. Kemampuan menyembunyikan diri

Kemampuan menyembunyikan diri ini harus dimiliki virus agar semua pekerjaan baik dari awal sampai berhasilnya penularan dapat terlaksana. Langkah – langkah yg biasa di lakukan adalah :

  • Program asli/virus disimpan dlm bentuk kode mesin dan di gabung dengan program lain yg di anggap berguna bagi pemakai
  • Program virus diletakkan pada boot record atau track yang jarang di perhatikan oleh computer itu sendiri
  • Program virus dibuat sependak mungkin, dan hasil file yg di infeksi tidak berubah ukurannya
  • Virus tidak merubah keterangan waktu suatu file

D. SIKLUS HIDUP VIRUS

SIklus hidup virus pada umumnya melalui 4 tahap :

  • Dorment hase (fase istirahat atau tidur)

Pada fase ini virus tidaklah aktif. Virus akan diaktifkan oleh suatu kondisi tertentu, semisal: tanggal yg di tentukan, Kehadiran program lain /dieksekusinya program lain, dsb. Tidak semua virus melalui fase ini.

  • Propagation Phase (fase penyebaran)

Pada fase ini virus akan mengkoi dirinya kepada suatu program atau suatu tempat dari media storage (baik hard disk, RAM, dsb) setiap program yg terinfeksi akan menjadi hasil KLONNING virus tsb (tergantung cara virus tsb menginfeksinya)

  • Trigerring phase (fase aktif)

Di fase ini virus tsb akan aktif dan hal ini juja di picu oleh beberapa kondisi seperti pad Dormant Phase

  • Execution phase (fase eksekusi)

Pada fase inilah virus yg telah tadi akan melakukan fungsinya. Seperti menghapus file, menampilkan pesan – pesan, dsb

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: